Sabtu, 07 Desember 2013

Kenapa Indonesia disadap



NAMA   : MARTIN.
NIM      : F1D113001.
PRODI   : TEKNIK PERTAMBANGAN.

Sebelumnya membahas itu, berikut bentuk Hubungan Australia dengan Indonesia sebelum terjadi penyadapan:
a. Bidang Ekonomi
Hubungan ekonomi Australia dan Indonesia memang belum seberapa. Dalam tahun 1977-1978 ekspor Australia ke Indonesia berjumlah 196.000 juta dolar Australia, sedangkan impor Australia hanya 84.000 juta dolar Australia sehingga neraca perdagangan Indonesia mencatat minus sebanyak 112 juta dolar Australia. Bertambahnya ekspor Indonesia ke Australia karena Australia sendiri mulai membeli minyak dari Indonesia, pada umumnya para pengusaha Australia belum begitu tertarik menanamkan modalnya di Indonesia. Dikarenakan Indonesia belum mampu mengekspor hasil Industri manufaktur ke luar negeri. Dalam hal ini belum relevan dalam hubungan Australia dan Indonesia

b. Bidang social 
Indonesia merupakan negara penerima bantuan nomor dua terbesar dari Australia, hal ini dapat dilihat dari bantuan secara bilateral sebesar 86 juta dolar Australia untuk masa tiga tahun(1976-1979) yang berupa bantuan proyek, bantuan pangan, dan program pelatihan , sebagian besar bantuan yang diberikan untuk proyek yang jumlahnya 29 juta dolar Australia untuk tahun 1978-1979. Selain itu masih ada penerima bantuan terbesar adalah Papua Nugini yang mendapat bantuan sebesar 233,4 juta dolar Australia untuk tahun 1978-1979. 

c. Bidang pendidikan
Australia memperkenalkan pelajaran bahasa Indonesia yang diperkenalkan pada sekolah menengah atas. Selain itu Australia memiliki studi, studi yang mantap dan bergaya tentang Asia Tenggara di berbagai perguruan tinggi seperti: Monash University di Melbourne.
Australia menjadi tujuan belajar nomor dua terpenting bagi Indonesia setelah Amerika Serikat. Australia telah berhasil menjual pendidikan ke Indonesia, sehingga jumlah warga Indonesia yang belajar di Australia sebanyak 18.748 orang pada tahun 1999 dan 17.626 orang pada tahun 2000. Dengan demikian sejak tunuh tahun akhir, Indonesia merupakan pembeli pendidikan terbesar di Australia. 

d. Bidang militer
Belanda melakukan agresi militer I, Australia menasihati Indonesia untuk meminta bantuan langsung kepada sekretaris Jendral PBB, pada waktu itu agresi militer II, Australia meminta bantuan agar Dewan Keamanan PBB agar serangan Belanda tersebut segera dihentikan. 
Australia bergabung dalam United Nation Commision On Indonesia(UNCI) terus mengawasi perundingan antara Indonesia dan Belanda, mulai dari perundingan diatas kapal Renville sampai dengan Konfrensi Meja Bundar(KMB). 
Selain itu angkatan bersenjata Australia mempunyai peran yang menentukan dalam mengusir jepang dari Indonesia dan Tarakan Kalimantan Timur pada tahun 1945, Australia juga membantu Indonesia dalam mencapai kemerdekaan dalam pengakuan dunia Internasional pada akhir tahun 1949 hal ini dapat dilihat dari bantuan Australia sebagai sponsor kemerdekan dan keanggotaan di PBB. 

e. Bidang politik
Pada tahun pertama hubungan politik Australia dengan Indonesia mengalami dilemma. Di satu pihak, terdapat rasa simpatik terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia dan keinginan yang murni untuk memelihara hubungan baik dengan Indonesia. Namun dipihak lain apabila Belanda keluar dari kepulauan Indonesia, maka Australia merasa tidak aman. Sehingga timbul pertanyaan dari para pemimpin Australia: pertama apakah rakyat Indonesia bila merdeka dari colonial Belanda akan menguntungkan Australia? Dan yang kedua apakah Indonesia mampu membendung ancaman komunis?.
Dalam hal ini rakyat Indonesia kurang matang dalam berpolitik dan belum berpengalaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga mereka berpikir bahwa bangsa Indonesia tidak akan mampu membendung agresi komunis. Australia khawatir apabila mendukung Republik Indonesia dalam mengusir Belanda maka tindakan itu akan mempercepat berakhirnya kekuasaan colonial Eropa di kawasan Asia Tenggara.
Dengan demikian pada tanggal 27 Desember 1959 pemerintah secara resmi mengakui kemerdekaan Indonesia dan menyatakan keinginan untuk menjalin hubungan persahabatan dengan Republik Indonesia.

1)   Di era Pemerintahan Perdana Menteri Kevin Rudd dan Julia Gillard, hubungan Australia dan Indonesia sangat harmonis. Tak ada “pertengkaran” yang membuat keduanya “panas.” Namun sekarang, keharmonisan itu seperti sirna. Gara-gara kasus penyadapan telepon, hubungan keduanya terancam kandas. Tentu hal ini berimbas ke perdagangan bilateral. Andai kata “putus”, siapakah yang bakal rugi?
JAWAB!
“putus cinta” antara Indonesia dan Australia tidak akan berdampak besar ke perdagangan. Pasalnya, Indonesia bisa mendapatkan keuntungan yang lebih selain berdagang dengan Australia. “Produk apa dari Australia yang tidak bisa didapatkan di negara lain? Semua masih bisa kita cari dan pasti dapat (pasarnya). Neraca perdagangan migas defisit US$9,74 miliar namun sektor nonmigas surplus US$3,48 miliar. Selama periode tersebut, Australia menyumbang defisit sebesar US$1,5 miliar, meningkat dibanding periode sama 2012 yang sebesar US$200 juta. Indonesia juga melakukan impor sapi dari Australia. Setidaknya, dalam satu tahun, Indonesia mengimpor 500 ribu ekor sapi. Dari sisi hukum internasional, Hikmahanto Juwana mengatakan, insiden pemulangan Duta Besar Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema, memang menimbulkan keretakan hubungan kedua negara. Oleh karena itu, lanjut dia, Pemerintah tidak perlu takut karena Indonesia tidak memiliki ketergantungan, khususnya segi ekonomi, terhadap Australia. Apalagi, Indonesia tidak akan mengalami kerugian ekonomi atas pemutusan hubungan bilateral ini sehingga sah-sah saja apabila dilakukan pemutusan hubungan diplomatik. “Perekonomian Indonesia tidak tergantung kepada satu negara saja, melainkan terdapat banyak negara yang bisa mendukung atas kemajuan perekonomian IndonesiaPemerintah Indonesia tidak bergantung kepada Australia dalam sisi ekonomi, justru sebaliknya,”
Indonesia tidak akan mengalami kerugian ekonomi apabila menurunkan kualitas hubungannya dengan Australia. Bahkan dari segi bisnis, tambah Hikmahanto, investor terbesar Indonesia masih berasal dari negara Jepang, Amerika Serikat, dan China. Oleh karena itu, Pemerintah Indonesia tidak perlu mengkhawatirkan apabila sektor bisnis atau investasi ini bisa terganggu atas akibat pemutusan hubungan diplomatik.
“Memang impor daging kita banyak berasal dari Australia, namun Indonesia bisa menghentikan impor daging tersebut dan kemudian beralih ke negara lain, seperti India. Bahkan kita bisa mensyukuri apabila bisa menggenjot produksi dalam negeri.
Menurut Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono mengatakan, Indonesia tidak akan merasa dirugikan bila terjadi pemutusan hubungan dengan Australia di bidang kerja sama pendidikan.
Indonesia tidak akan dirugikan bila ada penghentian kerja sama pendidikan, toh selama ini mahasiswa Indonesia yang lebih banyak kuliah di Australia bila dibandingkan mahasiswa Australia yang kuliah di Indonesia. Australia selama ini lebih diuntungkan dengan banyaknya mahasiswa Indonesia yang berkuliah di sana.
Bukan hanya soal pendidikan, Indonesia tidak akan dirugikan jika menghentikan berbagai kerja sama di bidang lain dengan Australia.


2)   Apa keuntungan bangsa Indonesia putus hubungan dengan Australia setelah terjadi penyadapan?
JAWAB!

tindakan penyadapan yang dilakukan Australia terhadap Indonesia membuktikan bahwa kebaikan Indonesia dianggap sepi oleh Australia. Indonesia selama ini juga dianggap sangat penting dan strategis oleh Australia, baik dari segi politik dan ekonomi, maupun keamanan. Kebaikan Indonesia dinafikan oleh Australia. Ibarat air susu dibalas dengan air tuba. Oleh karena itu pemerintah harus tegas terhadap Australia. Terjadinya penyadapan terhadap Indonesia oleh Australia telah sejak lama, bila Indonesia memutuskan hubungan dengan Australia maka keuntungannya adalah Indonesia akan lepas hubungan dengan Australia baik dari segi informasi dan lain-lain serta membuktikan Indonesia dapat berdiri tanpa campur tangan Australia secara tak langsung Indonesia juga dapat mandiri dengan sendirinya tanpa bantuan Australia.

3)   Kenapa Indonesia disadap?
JAWAB!
penyadapan yang dilakukan oleh agen inteljen Inggris itu juga untuk kepentingan pemerintahan Perdana Menteri Australia kala itu, Kevin Ruud.Seorang sumber anonim yang dekat dengan Pemerintah Australia mengungkapkan bahwa pada April 2009, delegasi Australia mendapatkan dukungan informasi intelijen dari Inggris dan Amerika Serikat, untuk menyadap beberapa pimpinan di Asia, termasuk Indonesia.”PM Kevin Rudd sangat berhasrat untuk memperoleh informasi intelijen, terutama yang menyangkut para pemimpin Asia Pasifik, termasuk di dalamnya Yudhoyono, PM India Manmoham Singh, dan (mantan Presiden China) Hu Jintao,” kata sumber tersebut.
4)     Lalu apa kepentingan Autralia menyadap ibu Ani?
JAWAB!
tujuan Australia melakukan penyadapan terhadap Ibu Ani lantaran untuk kepentingan politik 2014. Pasalnya, Ibu Ani juga memiliki peran penting di dalam menentukan kebijakan di belakang SBY. "Kepentingan politik menjelang 2014 penyadapan yang dilakukan Australia sebetulnya sudah terdeteksi dan diketahui Badan Intelijen Negara (BIN). Pasalnya, komunikasi yang dilakukan seseorang dengan menggunakan HP, 90 persen menggunakan jaringan satelit.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar